• Beranda
Selasa, Januari 13, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Ada “Deklarasi Kebangsaan Cegah Radikalisme” di Unsyiah

Desember 20, 2017
in News


Banda Aceh | ToA – Kampus Unsyiah menjadi tuan rumah Deklarasi Kebangsaan Alumni Universitas Negeri Se Indonesia yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Rabu 20 Desember 2017.

Deklarasi ini bertema “Meneguhkan peran alumni dalam menangkal radikalisme di Perguruan Tinggi”.

Sejumlah tamu yang hadir di antaranya Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda yang merupakan Ketua Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala Provinsi Aceh, Walikota Banda Aceh Aminullah Usman yang merupakan Ketua Ikatan Alumni Universitas Unsyiah Banda Aceh, para Ketua Ikatan Alumni Universitas negeri dari Kabupaten/Kota di Aceh maupun dari luar Aceh, serta sejumlah tamu lainnya.

Nova Iriansyah dalam sambutannya mengatakan, tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia saat ini menghadapi banyak sekali tantangan, tidak hanya dari segi ekonomi dan politik, tetapi juga  akibat pengaruh globalisasi yang turut mengancam semangat kebangsaan masyarakat.

“Hal itu bisa dilihat dari munculnya aksi-aksi radikal yang mencoba merongrong ideologi pancasila, UU 45 dan kebhinekaan kita,” ujar Nova.

Nova menyebutkan, banyak pihak intoleran yang mencoba memengaruhi masyarakat untuk keluar dari nilai-nilai kebangsaan. “Mereka ini adalah kelompok yang kerap menentang ideologi bangsa,” kata Nova.

“Sesungguhnya inilah kelompok yang menjadi ancaman serius bagi pembangunan negeri ini,” kata Nova lagi.

Menurutnya, jika paham ini terus dibiarkan berkembang maka Indonesia akan tercerai-berai.

Oleh sebab itu, lanjut Nova, dibutuhkan langkah untuk memperkuat semangat agar dapat melawan paham-paham yang tidak sesuai dengan pancasila.

Nova melanjutkan, untuk menjauhkan paham liar, paham ekstrim dan radikalisme dari masyarakat Indonesia, maka semua komponen harus bergerak untuk memperkuat semangat dan keberpihakan kita kepada ideologi bangsa.

“Dalam hal ini peran perguruan tinggi, para akademisi, kaum intelektual, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan para pemikir bangsa sangat kita butuhkan sebagai motor penggerak bagi menguatnya semangat kebangsaan,” kata Nova. []

Next Post

Pemerintah Sepakat Awasi Distribusi Gas 3 Kilogram

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Mualem Tegaskan Aceh Butuh Dukungan Pusat
  • Pemerintah Aceh Pastikan Sekolah Aktif Kembali 5 Januari 2026
  • Kolaborasi BPJN, PUPR Aceh, dan TNI/Polri Berhasil Menembus Isolasi Wilayah Tengah
  • 3.000 Relawan ASN Pemerintah Aceh Diterjunkan ke Berbagai Daerah Terdampak Bencana di Aceh
  • Pastikan Stok Logistik Aman, Sekda Aceh Tinjau Posko Pelabuhan Krueng Geukueh
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh