• Beranda
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Ekonomi Aceh Tumbuh Dengan Migas 4,21 Persen, Tanpa Migas Tumbuh 3,80 Persen

Februari 6, 2023
in Aceh
Ekonomi Aceh Tumbuh Dengan Migas 4,21 Persen, Tanpa Migas Tumbuh 3,80 Persen

BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, merilis informasi tentang pertumbuhan ekonomi Aceh Triwulan IV-2022, Senin 6 Februari 2023. Dalam rilis tersebut disebutkan jika Ekonomi Aceh Tahun 2022 dengan migas tumbuh 4,21 persen dan tanpa migas tumbuh 3,80 persen.

Perekonomian Aceh Tahun 2022 diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp211,75 triliun dengan migas dan tanpa migas adalah sebesar Rp198,44 triliun. Sementara itu PDRB atas harga konstan dengan migas adalah sebesar Rp140,95 triliun dan tanpa migas adalah sebesar Rp134,38 triliun. PDRB per kapita Aceh mencapai Rp39,16 juta.

“Ekonomi Aceh tahun 2022 tumbuh sebesar 4,21 persen dengan migas sementara tanpa migas tumbuh sebesar 3,80 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan dan minum sebesar 32,40 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi ada di komponen ekspor barang dan jasa luar negeri yaitu sebesar 20,83 persen,” demikian isi rilis BPS tersebut.

Sementara itu, ekonomi Aceh dengan migas triwulan IV-2022 bila dibandingkan triwulan IV-2021 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 5,60 persen. Sementara y-on-y tanpa migas mengalami pertumbuhan sebesar 5,92 persen. Dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha industri pengolahan sebesar 19,63 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi ada di komponen ekspor barang dan jasa luar negeri, yaitu mencapai 14,79 persen.

Ekonomi Aceh dengan migas triwulan IV-2022 terhadap triwulan III-2022 (q-to-q) tumbuh sebesar 6,78 persen. Sementara pertumbuhan q-to-q triwulan IV-2022 tanpa migas adalah sebesar 7,66 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 14,99 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi ada di komponen impor barang dan jasa luar negeri yaitu sebesar 93,11 persen, namun komponen ini merupakan faktor pengurang pada PDRB menurut pengeluaran.

Dalam rilis itu disebutkan jika lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi diantaranya adalah penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 32,40 persen, jasa lainnya sebesar 13,59 persen dan informasi dan komunikasi sebesar 11,25 persen. Sebaliknya beberapa lapangan usaha masih mengalami kontraksi diantaranya jasa keuangan sebesar 5,93 persen dan konstruksi sebesar 2,36 persen. []

Tags: Pemerintah Acehpertumbuhan ekonomi aceh
Next Post
Di Depan Perwakilan 361 Orang Guru PPPK, Pj Bupati Aceh Besar Berharap Guru Jangan Terprovokasi Isu yang tak Benar dan Selalu Jaga Kekompakan

Di Depan Perwakilan 361 Orang Guru PPPK, Pj Bupati Aceh Besar Berharap Guru Jangan Terprovokasi Isu yang tak Benar dan Selalu Jaga Kekompakan

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Mualem Pimpin Rapat Bahas Validasi Data JKA Bersama Sekda dan Dinkes ‎
  • Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat
  • Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda
  • Kepala BPSDM Aceh: Lingka, Wahana Menjadikan Inovasi Peserta Didik tak Terhenti di Ruang Presentasi
  • Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh