• Beranda
Rabu, April 29, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Plt Gubernur: Kejurnas Catur Ajang Ujicoba PON

Oktober 10, 2018
in News
ToA | Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova iriansyah menyaksikan eksebisi kila pertandingan  catur yang dimainkan oleh Ummi Fisabilillah, Tim olimpiae Indonesia 2018 asal Yogyakarta yang bertanding dengan Afifah Adelia, pecatur terbaik pelajar Aceh asal Aceh Singkil. pada pembukaan kejuaraan nasional catur ke 47 di Hall Stadion harapan Bangsa, Banda Aceh, 10/10/2018.

ToA | Banda Aceh — Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan Pemerintah Aceh menjadikan ajang Kejuaraan Nasional Catur tahun 2018 sebagai bentuk ujicoba pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional ke 20 tahun 2024 yang juga akan dilangsungkan di Aceh.
“Kami berbangga dengan kepercayaan ini. Ajang ini sebagai uji coba menuju tuan rumah PON dan kami akan menjadi tuan rumah yang baik dan itu semua dimulai dari Kejurnas Catur ini,” kata Nova saat membuka Kejurnas Catur ke 47 tahun 2018 sekaligus Rakernas Percasi di Banda Aceh, Rabu 10/10/2018.
Kejurnas Catur itu diikuti oleh 496 atlet dari 29 provinsi. Mereka akan berlaga selama 6 hari dan bertanding dalam 17 kategori, mulai kategori junior, senior hingga veteran.
Pemerintah Aceh didukung KONI Aceh, kata Nova, sangat mendukung setiap event olahraga yang diselenggarakan di Aceh. “Kami ingin memberi kabar kepada dunia bahwa Aceh menggelar berbagai event olahraga yang juga menjadi simbol kebersamaan.”
Senada dengan Nova, Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar, mengatakan Kejurnas catur tersebut menjadi salah satu tolak ukur bagi Aceh yang nantinya akan menjadi tuan rumah PON bersama Sumatera Utara, di tahun 2024. 
Kamaruddin berharap lewat kejuaraan itu bisa lahir atlet berprestasi Aceh dalam olahraga catur. Karena, mereka nantinya juga akan dipersiapkan untuk mengikuti Pra-PON dan PON di Papua pada tahun 2020 mendatang. 
Sementara Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto, mengatakan olahraga catur punya potensi yang sangat besar untuk dikembangkan di Indonesia. Rabu hari ini saja, tim catur Indonesia telah menyumbang 6 medali di Asian Para Games 2018 di Jakarta. 
“Tugas kita sekarang adalah mengubah potensi itu menjadi prestasi,” kata Utut.
Utut menyebutkan, dalam Kejurnas Percasi kali ini, banyak daerah yang mengirimkan atlet usia muda. Mereka diyakini sebagai atlet potensial Indonesia di masa depan. Nah, bagi pecatur usia muda dari kelas 7 hingga 19 tahun yang meraih medali emas pada Kejurnas di Aceh, PB Percasi akan mengirimkan mereka untuk bertanding di kejuaraan tingkat Asean di tahun depan. [Humas-Aceh]
Next Post

Pasar Tani Distanbun Pertemukan Produsen dan Konsumen

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Mualem Pimpin Rapat Bahas Validasi Data JKA Bersama Sekda dan Dinkes ‎
  • Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat
  • Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda
  • Kepala BPSDM Aceh: Lingka, Wahana Menjadikan Inovasi Peserta Didik tak Terhenti di Ruang Presentasi
  • Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh