• Beranda
Selasa, Mei 26, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Pemerintah Aceh Tegaskan Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

November 22, 2025
in Aceh
Pemerintah Aceh Tegaskan Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menegaskan komitmen pelestarian bahasa daerah di Aceh. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Syaridin S.Pd., M.Pd, mewakili Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, saat membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 yang digelar di Hotel Ayani, Banda Aceh, Sabtu, 22 November 2025.

“Aceh memiliki kekayaan bahasa yang luar biasa. Selain Bahasa Aceh, kita memiliki bahasa Gayo, Alas, Kluet, Aneuk Jamee, Tamiang, Simeulue, Devayan, Sigulai, Haloban, dan lainnya. Kekayaan ini adalah identitas dan jati diri kita,” kata Syaridin.

Kepala DPKA dalam sambutan tertulis Gubernur Aceh, menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Aceh atas penyelenggaraan FTBI yang dinilai menjadi momentum penting dalam upaya memajukan bahasa daerah dan memperkuat kebudayaan Aceh.

Kepala DPKA menegaskan, derasnya arus digital dan perubahan zaman menghadirkan tantangan serius bagi pewarisan bahasa ibu, terutama kepada generasi muda. Karena itu FTBI dinilai bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan gerakan pemajuan budaya.

Syaridin menyebutkan Festival itu dilaksanakan untuk memastikan bahwa anak-anak Aceh tetap mengenal, mencintai, dan menggunakan bahasa ibu mereka. “Bahasa daerah bukan hanya alat komunikasi, tetapi wadah nilai, pengetahuan, dan kearifan lokal,” ujar dia.

Melalui FTBI, Syaridin berharap generasi muda semakin bangga berbahasa daerah, sementara sekolah dan keluarga memperkuat perannya sebagai penjaga kelestarian bahasa ibu. Ia juga mendorong terciptanya inovasi pembelajaran bahasa daerah yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kepada para peserta, Gubernur melalui Kepala DPKA berpesan agar FTBI menjadi ruang belajar yang bermakna. “Menang atau tidak menang bukan tujuan akhir. Yang terpenting adalah bagaimana adik-adik dapat menjadi duta bahasa yang mampu menjaga dan melanjutkan warisan budaya Aceh,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Aceh juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Balai Bahasa Provinsi Aceh atas dedikasi dalam pembinaan, pelestarian, dan pengembangan bahasa daerah.

FTBI tingkat provinsi ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan festival di tingkat kabupaten/kota, dan menjadi tahap seleksi akhir sebelum peserta mewakili Aceh pada tingkat nasional. Acara pembukaan dihadiri jajaran Balai Bahasa Provinsi Aceh, para guru pendamping, budayawan, pemerhati bahasa, dan ratusan peserta dari seluruh kabupaten/kota.

Next Post
Gubernur Mualem Fasilitasi Pertemuan SAM Airlines dengan KATUHA, Bahas Umrah Langsung via SIM

Gubernur Mualem Fasilitasi Pertemuan SAM Airlines dengan KATUHA, Bahas Umrah Langsung via SIM

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Wagub Aceh Jajaki Kerja sama Lingkungan dengan UEA
  • Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA
  • Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Tinggi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
  • Gubernur Mualem Surati BPJS: Buka Blokir Kepesertaan JKA
  • Gubernur Hadiri Paripurna DPRA LKPJ 2025 Rekomendasi Penyampaian
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh