• Beranda
Rabu, April 22, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Pasien Thalassamia Sampaikan Terima Kasih Kepada ASN Pemerintah Aceh

Februari 9, 2022
in News
Pasien Thalassamia Sampaikan Terima Kasih Kepada ASN Pemerintah Aceh

Banda Aceh – Desi Aryanti (25) menyampaikan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh, yang telah mendonorkan darah mereka. Bagi dia, yang saat ini menderita penyakit Thalassamia, darah yang disumbangkan oleh masyarakat utamanya ASN Pemerintah Aceh sangat penting. 


“Setetes darah dari bapak dan ibu semua adalah nyawa bagi kami,” kata Desi Aryanti saat menyapa seluruh ASN pemerintah Aceh yang mengikuti doa dan zikir pagi, Rabu 9/2/2022. Zikir pada hari Rabu kemarin diikuti Sekda bersama jajaran RSUDZA dari palataran Unit Pelayanan Thalassamia. 


Desi yang sejak usia 5 tahun harus melakukan transfusi darah sangat merasakan manfaat dari darah yang disumbangkan oleh seluruh masyarakat Aceh.


“Saya mendapatkan dukungan penuh dari dokter. Tentunya terima kasih kepada mereka (dokter) dan terima kasih juga kepada pegawai pemerintah yang telah rutin mendonorkan darah mereka,” kata Desi.


Senada dengan Desi, ada Sri Elfina (49). Ia membawa anaknya yang juga menderita thalassemia. Ia menyampaikan salam hormat kepada seluruh dokter yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi pasien thalassemia. 


“Kami doakan agar dokter dan ASN pemerintah Aceh diberikan kesehatan agar bisa mendonorkan darah rutin bagi kami yang membutuhkan,” kata Sri.


Thalassemia disebabkan oleh kelainan genetik yang memengaruhi produksi sel darah merah. Kelainan genetik ini diturunkan dari orang tua  dan membuat penderitanya mengalami anemia atau kurang darah. Efek dari sakit ini adalah cepat lelah, mudah mengantuk, hingga sesak napas. Thalassemia perlu diwaspadai, terutama thalasemia yang berat (mayor), karena dapat menyebabkan komplikasi berupa gagal jantung, pertumbuhan terhambat, gangguan hati, hingga kematian.


Direktur RSUDZA, dr. Isra Firmansyah, mengatakan Unit Pelayanan Thalasamia di RSUDZA aktif berfungsi sejak tahun 2012. Semula penderita thalasrnia hanya mendapatlan rawatan di tempat pelayanan bagi anak. Konkritnya masalah thalasemia membuat RSUDZA menyatukan seluruh layanan. Ia mengatakan bahwa penderita Thalasrnia di Aceh sangatlah tinggi. Angka dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2019 menyebutkan jika pasien thalassemia di Aceh berada di atas rata-rata angka nasional bahkan dunia.


Dia menyebutkan ada ratusan pasien thalasemia yang membutuhkan transfusi rutin 1 hingga 4 kantong setiap 2 hinggq 4 minggu sekali. “Butuh biaya Rp300 juta per pasien per tahun,” kata dr. Isra. 
Dr. Isra menambahkan, semula agak sulit mencukupi kebutuhan darah bagi pasien thalasemia. Dalam dua tahun terakhir, berkat gerakan donor darah dari pemerintah Aceh, kelangkaan darah tidak terjadi lagi. “Pastinya anak-anak kita (penderita thalassemia) dapat tergolong lebih cepat. Berikan darah karena setetes darah kita dapat menyelamatkan mereka,” kata dia. 


Sementara itu, Sekda Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., mengajak masyarakat untuk beramal dengan donor darah. Hal itu ia sampaikan usai pelaksanaan zikir dan doa bersama yang dilangsungkan di koridor depan Unit Pelayanan Thalassamia, Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Rabu 9/2/2022.


Pasien thalassemia adalah mereka yang membutuhkan darah rutin, bahkan harus mendapatkan transfusi darah seumur hidup. Secara ilmu pengetahuan penyakit ini memang bisa dihindari, yaitu dengan tidak menikah antar-sesama penderita. Caranya adalah dengan terlebih dahulu melakukan skrining sebelum menikah. 


“Allah menciptakan penyakit ini agar kita sesama manusia bisa saling membantu. Mudah-mudahan darah kita bermanfaat bagi mereka pasien, utamanya pasien thalasemia,” lanjut Sekda. [] 


Namun demikian, kata Sekda menyebutkan bagi mereka yang memang telah ditakdirkan terpapar thalassemia, hidup mereka kini tergantung kepada kita_masyarakat Aceh. “Anggap bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk beramal. Apa yang mereka alami (penderita thalasrnia), mengingatkan diri kita dan keluarga agar mau dan selalu mendonorkan darah,” kata Sekda. 

Next Post
Sekda Ajak Masyarakat Beramal dengan Donor Darah

Sekda Ajak Masyarakat Beramal dengan Donor Darah

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang
  • Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh
  • Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus
  • Mualem Minta Otsus Abadi 2,5 Persen di Hadapan Banleg DPR RI pada Rapat Perubahan UUPA
  • ‎Mualem Apresiasi Dukungan Rakyat, Tegaskan Hubungan Harmonis dengan Wagub
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh