![]() |
| Foto Ilustrasi: Azmi/Humas Aceh |
Sigli | ToA – Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad, S. Sos mewakili Gubernur Aceh menghadiri wisuda Sekolah Sukma Bangsa Pidie angkatan ke 10 di Aula Sekolah Sukma Pidie, Sabtu (12/05/2018).
“Saya mengucapkan selamat kepada pelajar yang telah menjalani prosesi wisuda sebagai tanda menyelesaikan pendidikan di Sekolah Sukma ini,” kata Rahmad usai menghadiri kegiatan wisuda yang turut dihadiri pendiri Yayasan Sekolah Sukma Bangsa, Surya Paloh.
Rahmad mengatakan, kehadiran Sekolah Sukma Bangsa yang ada di Pidie, Bireuen dan Lhokseumawe tidak lepas dari sejarah bencana tsunami yang melanda Aceh 13 tahun silam.
Saat itu kata Rahmad Metro Group di bawah pimpinan Bapak Surya Paloh berhasil menggalang dana dari masyarakat untuk membantu Aceh, dari donasi itu akhirnya tercetuslah semangat untuk melahirkan sekolah Sukma bangsa ini.
“Gagasan itu tentu saja sangat ideal, sebab gempa dan tsunami pada waktu itu banyak sekali menghancurkan sekolah yang ada di Aceh, ” ujar Rahmad.
Keberadaan Sekolah Sukma lanjut Rahmad cukup berperan mendorong perbaikan sektor pendidikan Aceh. Sekolah ini bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu perintis sekolah berbasis sosial di Aceh karena lebih mengutamakan pendidikan bagi anak-anak miskin dan korban bencana.
“Kualitasnya juga sangat baik, sebab sekolah ini didukung berbagai fasilitas yang memadai, guru yang mumpuni dan sistem belajar yang ketat dan disiplin, Bahkan sebanyak 30 guru Sekolah Sukma Bangsa Aceh telah menyandang master di bidang pendidikan dari University of Tampere, Finlandia.” ujar Rahmad.
Pemerintah Aceh kata Rahmad sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan para guru dan manajemen sekolah Sukma Bangsa bagi kemajuan pendidikan di Aceh.
Sementara itu, Surya Paloh mengatakan, sekolah sukma bangsa dibangun dengan prinsip islam moderat dan mencintai budaya lokal.
Sekolah Sukma Bangsa kata Surya Paloh bukan sekolah komersil, tapi sekolah yang dibangun untuk kemanusiaan.
“Lulusan sukma bangsa diharapkan tidak hanya berkontribusi untuk aceh tapi juga untuk seluruh indonesia,” ujar Surya Paloh.
Sebanyak 85 siswa tingkat SMA dan 83 siswa tingkat SMP dan SD diwisudakan Sekolah Sukma Bangsa Pidie bertepatan dengan 12 tahun berdirinya Sekolah Sukma Bangsa. [rilis]
