• Beranda
Jumat, April 17, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Jembatan Putus, Puluhan Siswa Siron Blang Harus Menggunakan Rakit Menuju Sekolah

Kondisi ini sudah berlangsung 2 bulan

Februari 16, 2019
in Aceh, Headline News, Nasional, News, Pendidikan
Jembatan Putus, Puluhan Siswa Siron Blang Harus Menggunakan Rakit Menuju Sekolah

SEJAK akhir Desember tahun lalu puluhan siswa sekolah asal Desa Siron Blang, Cot Glie, Aceh Besar harus menyeberang sungai menggunakan rakit demi menuju sekolah.

Aksi berbahaya ini dilakukan karena satu satunya jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan sekolah telah terputus diterjang banjir pada Desember tahun lalu.

Para siswa mulai dari SD, SMP hingga SMA harus rela berdesak desakan dalam rakit kayu yang bibuat secara sukarela oleh Awar, seorang warga. Selain ditumpangi para siswa, rakit juga difungsikan untuk mengangkut sepeda motor siswa.

“Awalnya saya tergerak hati melihat anak anak tak bisa sekolah. Hari itu belum ada bantuan boat karet,” ujar Ridwan kepada Timesofaceh.com disela kesibukannya menarik rakit yang ditumpangi paransiswa ke seberang sungai sungai, Jumat (15/2).

Tak jarang sepatu dan pakaian siswa basah terendam karena rakit kelebihan muatan. Tapi tak ada pilihan lain, karena jika menempuh jalur alternatif melalui darat para siswa harus memutar sejauh 14 Kilometer.

Bahkan, Ridwan mengaku, para siswa cukup sering tercebur ke sungai lantaran rakit oleng atau karena terpeleset saat hendak menaiki rakit.

“Kalau sudah begitu mereka batal berangkat ke sekolah,” katanya.

Hadi Maulana, seorang siswa SMA juga mengatakan dirinya dan siswa lain cukup terbebani dengan kondisi tersebut.

“Sudah dua bulan setengah nyeberang ke sekolah. Sering terlambat sampai sekolah,” ujar Maulana.

Sebuah boat karet tanpa mesin milik Badan Penanggulangan Bencana memang disediakan di lokasi. Namun ukurannya yang terlalu kecil tak mampu mengatasi panjangnya antrian siswa di pagi hari. Selain itu, boat karet BPBD juga tak bisa digunakan untuk mengangkut kendaraan siswa.

Pembangunan Jembatan Belum Kunjung Dimulai

Jembatan yang terputus hanya berjarak beberapa meter dari dermaga tempat rakit darurat beroperasi.

Kondisi jembatan memang telah roboh. Banjir yang melanda kawasan tersebut telah menggerus tiang pondasi jembatan sehingga membuatnya ambruk.

Namun hingga kini belum terlihat tanda tanda jembatan tersebut akan dibangun ulang.

Sekretaris Desa Siron Blang, Anwar, yang ditemui di lokasi mengatakan upaya pembangunan ulang jembatan baru memasuki tahap pengukuran. Namun dirinya tak mengetahui kapan persisnya pembangunan akan dimulai.

“Kami sudah mohon kepada kabupaten, dan orang dari muspika udah turun juga, sama sama kayak kami kerja untuk membantu ini. Hasilnya sekarang sudah mulai ditangani. Udah turun kementerian PU dari Jakarta, udah pengukuran,” katanya.

Anwar berharap pembangunan bisa dilakukan secepatnya karena jembatan tersebut merupakan jalur cukup penting bagi para siswa.

“Banyak sekali dampaknya, yang pertama yang sangat kita sayangkan ini anak sekolah, anak pengajian. Selagi air gede, banjir, gak berani menyeberang. Apalagi boat BNPB ini kecil. Hanya muat lima orang,” kata Anwar. []

Tags: Jembatan putus di aceh besarjembatan siron blang aceh besarsiswa naik rakit ke sekolah
Next Post
Eksportir Tuna Aceh Terancam Bangkrut

Eksportir Tuna Aceh Terancam Bangkrut

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus
  • Mualem Minta Otsus Abadi 2,5 Persen di Hadapan Banleg DPR RI pada Rapat Perubahan UUPA
  • ‎Mualem Apresiasi Dukungan Rakyat, Tegaskan Hubungan Harmonis dengan Wagub
  • Kak Na: Aceh harus Menjadi Contoh Tuan Rumah yang Baik dan Sukses
  • Wagub Aceh Buka Rakor MPU se-Aceh 2026, Tekankan Peran Strategis Ulama dalam Menjaga Syariat dan Stabilitas Sosial
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh