• Beranda
Jumat, April 10, 2026
No Result
View All Result
Times Of Aceh
  • Beranda
  • Beranda
No Result
View All Result
Times Of Aceh
No Result
View All Result

Dyah Sambangi Galeri Mutiara Riana Meilia Lombok NTB Pearl

Desember 4, 2021
in Aceh, News
Dyah Sambangi Galeri Mutiara Riana Meilia Lombok NTB Pearl

LOMBOK – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Dyah Erti Idawati, mengunjungi Galeri Mutiara Riana Meilia Lombok NTB Pearl, di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (4/12/2021).

Pada kunjungan itu, Dyah menyempatkan melihat berbagai koleksi perhiasan berbahan mutiara, kulit kerang, ikat perak, emas, dan berlian yang dipamerkan pada pusat penjualan kerajinan mutiara itu.

“Semuanya sangat bagus dan ini karena kita memang sedang melakukan studi banding, Insya Allah bisa menginspirasi Dekranasda Aceh untuk bisa maju,” sebut Dyah,

Dalam kesempatan tersebut, Dyah tampak berbincang-bincang dengan pengelola galeri Riana Meilia, ia merupakan pengusaha mutiara asal Mataram, NTB. Dari tangan tangan dinginya telah menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan dasar mutiara, kulit kerang, perak, emas dan bahkan berlian terlihat menawan dan indah.

“Sekarang kita sudah mulai mix mutiara kulit kerang dengan kayu untuk di jadikan berbagai kerajinan,” kata Riana Meilia.

Untuk desain setiap produk kerajinan yang dipamerkan di galleri itu, Riana mengaku semua merupakan hasil rancangannya sendiri yang kemudian ia serahkan kepada pengrajin untuk dikerjakan menjadi beragam perhiasan mulai dari kalung, bros, gelang, anting dan cincin dengan harga yang cukup variatif.

“Setalah selesai di tangan pengrajin, saya marketkan sendiri, minimal ke Jakarta,” sebutnya.

Ia menuturkan, berawal dari kegemaran terhadap mutiara, wanita asli Lombok ini mulai tekun mengembangkan bisnis pearls lokal di tahun 2000-an, setelah ia mengantongi restu dan dukungan dari suami dan orang tuanya.

Berkat ketekunannya dalam berbisnis mutiara, Riana mulai menuai hasil dengan perolehan 22 penghargaan nasional dari berbagai pihak. Salah satunya pada tahun 2012 dan 2014 ia masuk ke dalam Indonesia Good Desain yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian Indonesia, menjadi Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Indonesia.

Selain itu, ia menerangkan, untuk bahan baku kerajinan mutiara dan kerang, dia mendapatkanya dari daerah NTB saja, seperti Bima, Lombok dan Sumba. “Kita pengepul, dari petani mutiara, dan tempat budidaya, kita memilih bahan baku yang berkualitas minimal grade A. sehingga kualitas produk kita terjamin terbaik,” katanya.

Next Post
IPELMASRA gelar FGD bersama Biro Humas dan Protokol Setda Aceh

IPELMASRA gelar FGD bersama Biro Humas dan Protokol Setda Aceh

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh dan Sinergi Pusat-Daerah ‎
  • Sampaikan LKPJ 2025, Mualem Dorong Pembangunan Berkelanjutan
  • Wagub Aceh Fadlullah Dampingi Mendagri, Tegaskan Percepatan Pemulihan di Aceh Tamiang
  • Ikut Entry Meeting BPK RI, Gubernur Aceh Dukung Penuh Pemeriksaan LKPD 
  • Wagub Aceh Fadhlullah Ambil Langkah Cepat Mediasi Konflik Pimpinan Pidie Jaya, Bupati–Wabup Sepakat Damai dan Berangkulan
Times Of Aceh

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Headline News
  • Aceh