Aceh Besar – Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, menyalurkan Kids Meal dari Global Ehsan Relief Indonesia kepada Cahaya Aceh Foundation, sebuah yayasan sosial dan kependidikan di Gampong Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam Aceh Besar, Rabu 6/5.
“Alhamdulillah, semakin banyak yang menebarkan kebaikan mudah-mudahan rahmat Allah akan turun sehingga covid ini cepat berlalu,” kata Dyah.
Pihaknya menghargai penuh bantuan Global Ehsan Relief. “Upaya yang telah dilakukan oleh kawan-kawan sangat kita hargai,” kata dia. Di tengah pandemi corona, PKK, lanjut Dyah, memang kerap melakukan kegiatan sosial. Namun ketika melihat banyaknya gerakan sosial dari berbagai pihak seperti Global Ehsan Relief, bantuan PKK menjadi sangatlah kecil. Ia bersyukur, semakin banyak pihak yang berderma semakin banyak pula beban masyarakat berkurang.
Cahaya Aceh Foundation, merupakan tempat edukasi dan taman baca yang diinisiasi oleh Azwir Nazar, sekira dua tahun lalu. Di tempat ini, anak-anak dibebaskan memilih kelas belajar; kelas bahasa inggris, arab, turki, hingga kelas melukis. Bagi kaum ibu juga disediakan kelas, sementara kaum bapak mengikuti kelas tafsir.
Dyah berharap para anak-anak di sini bisa menggapai mimpi dan melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang tertinggi. Pada merek, Dyah mengingatkan untuk senantiasa belajar dan beribadah di rumah. Selalu menjaga jarak dan tak lupa memakai masker kala beraktivitas di luar rumah.
Azwir Nazar mengatakan, Cahaya Aceh terbuka bukan hanya bagi warga desa, para penggerak komunitas juga diizinkan mengisi kelas di Cahaya Aceh. Dokter yang punya relasi dengan yayasan ini pun dengan senang hati datang memberikan layanan dan para alumni luar negeri juga kerap datang. “Kita mengajak mereka untuk mewakafkan ilmunya, seminggu dua jam saja,” ujar Azwir.
“Semua anak dan siapapun boleh datang. Semuanya gratis,” lanjut Azwir.
Azwir menyebutkan, pada tahun-tahun sebelumnya di bulan Ramadhan ratusan anak sekitar mengikuti kelas tahfiz. Sementara Ramadhan tahun ini anak-anak diliburkan sesuai anjuran pemerintah. Mereka berharap, covid-19 cepat berlalu dan aktifitas bisa dilakukan seperti sediakala.
Sementara itu, Intan Maulida, Founder Global Ehsan Relief Indonesia, mengatakan organisasi yang dipimpin dirinya merupakan badan bantuan kemanusiaan atau LSM yang menyediakan layanan kemanusiaan dalam situasi krisis dan non-krisis kepada orang yang membutuhkan.
Semula, ujar Intan, Global Ehsan Relief didirikan untuk pemberdayaan anak yatim. Namun pada perkembangannya, LSM ini kemudian mengembangkan program lain seperti waqaf Quran, pembangunan rumah dhuafa dan penyaluran paket sembako dhuafa.
Kini lembaga yang didirikan pertama di Singapura itu telah mempunyai kantor cabang di Indonesia, Malaysia, Kamboja, Sri Lanka. []

