MEUREUDU – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh berikan skill menjahit kepada disabilitas (30/4/2022).
Isnandar selaku Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Aceh dalam sambutannya menghimbau kepada peserta dapat memanfaatkan kesempatan belajar keterampilan menjahit sehingga dengan adanya skill nantinya akan meningkatnya kemandirian dan taraf hidupnya.
Kegiatan pelatihan menjahit bagian dari Program LINDUNGI (Layanan Integratif Disabilitas Unggul dan Mandiri) yang telah digagas semenjak tahun 2022, kedepan kita berkeinginan akan mengembangkan jenis ketrampilan yang lain seperti membuat kue, perbengkelan ujar isnandar yang didampingi langsung oleh M. Nasir selaku sub koordinator rehabilitasi sosial penyandang disabilitas Dinsos Aceh.
saat ini kita bersinergi dinas sosial Aceh dengan pemerintah pusat dan daerah dalam hal ini Dinas Sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Pidie Jaya dan Balai pelatihan vokasi dan produktivitas BPP Banda Aceh kemnaker RI bersama-sama mewujudkan dan mendorong upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui program program inklusi serta membangun masyarakat inklusi dan SDM disabilitas yang unggul dengan memberikan pembekalan keterampilan menjahit bagi disabilitas yang berada di Kabupaten Pidie Jaya, kegiatan ini akan berlangsung selama 20 hari kedepan yang dikuti oleh 16 peserta disabilitas,ungkap isnandar
Rahmat Faisal, ST kepala BPVP (Balai Pendidikan Vokasi dan Produktifitas) Banda Aceh “mengungkapkan
Sudah waktunya bersama-sama memberikan konstribusi kepada disabilitas dalam hal ini ketrampilan menjahit yang nantinya mereka tersebut menjadi tenaga kerja andal yang bisa bersaing dengan lainnya.
Bapak Said Abdullah selaku Asisten 1 mewakili Pj. Bupati Pidie Jaya membuka kegiatan pelatihan menjahit sekaligus memberikan sambutannya “beliau sangat mengapresiasi Dinas Sosial Aceh dan Balai pendidikan vokasi dan produktivitas Aceh yang berupaya melaksanakan kegiatan pelatihan di Pidie Jaya sehingga sangat bermanfaat bagi warga kami terkhusus disabilitas dan berharap kepada Dinsos Pijay untuk mendampingi dan fasilitasi terus pelatihan tersebut.
tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan jiwa jiwa berwirausaha dalam meningkatkan SDM, kemandirian disabilitas sehingga terwujudnya kesejahteraan sosial bagi mereka.d
alam mewujudkan penghormatan pelindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas ini bukan kewajiban dinsos saja, melainkan tugas kita bersama baik di tingkat pusat maupun daerah banyak Kementerian atau lembaga atau instansi lainnya yang terlibat langsung di dalamnya seperti pendidikan, kesehatan, Perhubungan, tenaga kerja, agama, hukum, baitul mall dan lainnya berperan masing-masing sesuai tupoksi dan kewenangannya.

