Banda Aceh | ToA — Provinsi Aceh menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019 sebanyak 150 ribu orang dan wisatawan nusantara 3 juta orang.
Sementara, angka kunjungan wisatawan muslim ke Aceh juga ditargetkan meningkat, dari 35 ribu tahun 2018 menjadi 40 ribu tahun 2019.
Hal tersebut disampaikan Kadisbudpar Aceh Jamaluddin saat melakukan soft launching Calender of Events Aceh 2019 di kantor Disbudpar Aceh, Senin (25/2).
Jamaluddin menjelaskan, melalui anugerah “World’s Best Halal Cultural Destination” yang pernah diraih Aceh, yang digelar oleh International Travel Week (lTW) tahun 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) akan terus menjadi benchmark dan komitmen bersama antara masyarakat, pelaku pariwisata dan Pemerintah Aceh untuk terus menjadikan pariwisata Aceh sebagai sektor unggulan dalam rangka mendukung Aceh Hebat melalui pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pemasaran destinasi pariwisata Aceh akan terus dilakukan dengan mengadopsi strategi B.A.S. (branding, advertising dan selling) dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai budaya Aceh yang lslami,” ujar Jamaluddin yang didampingi Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani serta Kasubbag Humas Pemerintah Aceh, Gade Ridwan.
Ia juga menyebutkan, penyelenggaraan 100 event Aceh Tahun 2019 sudah seharusnya memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata yang patut diunggulkan di kawasan paling barat Republik Indonesia.
100 event atraksi wisata yang dimaksud dibagi dalam dua segmen, yaitu 10 Top Event Aceh 2019 dan 90 Event Unggulan Aceh 2019.
Semakin banyak jumlah atraksi wisata yang akan digelar diharapkan semakin memperkenalkan berbagai destinasi dan pesona wisata Aceh.
“Semua atraksi wisata tersebut dengan bangga kami persiapkan dan persembahkan kepada wisatawan melalui semangat branding wisata Aceh “Cahaya Aceh” dan “The Light of Aceh”, yang merefleksikan semangat bagi seluruh masyarakat yang disatukan melalui Syariat Islam yang Rahmatan Iil ‘alamiin, sebagai cahaya benderang yang mengajak pada nilai-nilai kebaikan, kemakmuran, dan memberikan manfaat serta kebaikan bagi semua pihak,” ungkap Jamaluddin.
Sementara, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani, M.Bus menambahkan bahwa serangkaian atraksi wisata unik dan menarik yang akan digelar sepanjang tahun 2019 dengan melibatkan semua pihak diharapkan tidak hanya mampu menarik kunjungan wisatawan luar dan dalam negeri ke Aceh, tetapi juga mampu membangun semangat bagi pelaku industri pariwisata di daerah. []

