Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menegaskan, meski Indonesia masih dilanda pandemi Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19), namun sejumlah Proyek Strategs nasional di Aceh tetap terus berjalan.
Hal tersebut disampaikan oleh Nova Iriansyah, usai menerima Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Aceh Elvi Roza dan Kepala Balai Sungai Wilayah I Dyaja Sukarno, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Rabu (65/2020).
“Meski saat ini Pemerintah Pusat masih melakukan pembatasan kegiatan dan pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19, namun sejumlah PSN di Aceh tetap berjalan. Tadi kita sudah mendapatkan penjelasan dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Aceh dan Kepala Balai Sungai Wilayah I,” ujar Nova.
Plt Gubernur menambahkan, selain pembatasan kegiatan dan pengalihan anggaran, beberapa kendala di lapangan juga masih menjadi elemen yang membuat progress pengerjaan proyek tidak sesuai target.
“Sesuai yang disampaikan oleh Pak Elvi dan Pak Djaya tadi, Masih ada beberapa kendala di lapangan. Namun, dalam sebuah pengerjaan proyek itu adalah hal biasa. Dalam situasi seperti ini kita tentu tidak boleh pesimis, optimisme harus terus dibangun dan dibangkitkan. Pengalaman tentu akan membimbing kita untuk menuntaskan permasalahan di lapangan,” sambung Nova.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Aceh dan Kepala Balai Sungai Wilayah I, menjelaskan kepada Plt Gubernur, bahwa meski terjadi pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19, namun 5 proyek irigasi dan bendungan tetap dilanjutkan oleh rekanan.
Kelima proyek tersebut adalah Bendungan Keureuto, Bendungan Rukoh, Bendungan Tiro, Irigasi Lhok Guci dan Irigasi Jambo Aye. Selain kelima PSN itu, pengerjaan Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Banda Aceh- Sigli, di seksi 1, 2, 3, 4 juga masih berjalan.
“Ada sedikit kendala di pengerjaan proyek irigasi dan bendungan Pak, namun rekanan berkomitmen tetap melanjutkan pengerjaan,” ujar Elvi.
Dalam pertemuan tersebut, Plt Gubernur yang turut didampingi oleh Iskandar selaku Staf Khusus Plt Gubernur Aceh juga membahas percepatan pembangunan Jalan Nasional lintas tengah Aceh, yaitu ruas Jantho-Keumala sepanjang 38,9 Kilometer dan ruas Geumpang-Pameu sepanjang 59,6 kilometer.

