Pada musim-musim tertentu, pecinta durian akan memburu durian asal Geumpang, Pidie. Rasanya yang legit dengan dagingnya yang tebal. Dari sisi warnanya, durian Geumpang langsung terlihat berbeda: kuning pekat. Bijinya pun kecil. Tak heran jika durian ini menjadi salah satu primadona yang dinanti para pecinta durian.
Di Geumpang, durian tumbuh subur di kebun-kebun warga. Biasanya, pekebun di sana membawa durian untuk dijual hingga ke Pidie sampai ke Banda Aceh. Namun tahukah anda, jika pekebun di sana mengangkut durian dengan akses sangat sulit. Durian dipangkul di atas sebilah kayu. Mereka kemudian berjalan di atas seutas tali melintasi sungai yang dijadikan sebagai jembatan penghubung.
Fotografer Suparta Arz membagikan karya fotonya saat berkunjung ke Geumpang pada awal Januari 2019 lala. Ia merekam proses dual-beli beli durian, proses pengangkatan buah di atas jembatan hingga keindahan alam di sana kepada pembaca Times of Aceh.



